Salut ! Merasa Tidak Miskin, 270 Ribu Kartu BLSM Dikembalikan

Salut ! Merasa Tidak Miskin, 270 Ribu Kartu BLSM Dikembalikan



13771063141340730272
foto : leadership-street.com

Sangatlah aneh untuk protes / merasa tidak bahagia 
dengan aspek-aspek dalam kehidupan Anda,
 dan tidak melakukan apa-apa untuk merubahnya


270 Ribu Kepala Keluarga yang sangat berharga - Ada 270 Ribu Kepala Keluarga di Indonesia ini dapat dijadikan semangat Indonesia Baru ; Masih ada kejujuran dan harga diri di Indonesia ini. Ketika negeri Indonesia tercinta ini sedang ramai membicarakan masalah, mempermasalahkan atau berharap-harap Indonesia masa depannya kelabu,   teryata masih ada figur yang dapat dijadikan simbol dan fakta kejujuran kejujuran dan jumlahnya adalah 270 Ribu Kepala Keluarga di seluruh Indonesia.

270 Ribu kepala keluarga Indonesia yang sangat berharga ini beritanya datang dari Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Bapak Agung Laksono,  yang mengapresiasi  270 ribu kepala keluarga (KK). mereka (270 ribu KK) merasa tidak miskin dan tidak berhak menerima  BLSM atau yang berupa Kartu Perlindungan Sosial, pemberitaan yang disampaikan oleh Sekretariat Kabinet RI dengan judul : “Merasa Tidak Miskin, 270 Ribu Kartu BLSM Dikembalikan“.

Berikut Kutipan Beritanya :
“Merasa Tidak Miskin, 270 Ribu Kartu BLSM Dikembalikan - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengapresiasi  270 ribu kepala keluarga (KK) di Indonesia yang mengembalikan kartu perlindungan sosial (KPS). Alasannya, mereka merasa tidak miskin sehingga tak berhak menerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM).
Agung Laksono mengatakan, pemerintah memang menggunakan data sensus nasional 2011 untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima BLSM sebagai bagian dari kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
“Tetapi, ada cukup banyak masyarakat yang terdata masih miskin (saat sensus 2011), kini sudah meningkat menjadi keluarga sederhana. Sehingga mereka mengembalikan KPS,” kata Agung di Jakarta, pekan lalu.
Selain alasan kondisi ekonomi masyarakat yang sudah membaik, pengembalian KPS terjadi karena ada daftar penerima yang pindah alamat dan tidak diketahui alamat barunya atau sudah meninggal.
Menurut Menko Kesra, jumlah masyarakat yang mengembalikan KPS bisa naik seiring dengan pengumpulan kartu oleh PT Pos Indonesia. “Mungkin bisa sampai 500 ribu (yang dikembalikan, red),” katanya”.

Artinya Bangsa Indonesia memiliki 270 Ribu KK yang berakal budi, mereka menjauhi kejahatan dan memberikan kesempatan kepada keluarga lain yang seharusnya dibantu oleh negara. Dalam nilai-nilai kearifan lokal daerah, negara ini memiliki kearifan dan budi pekerti yang lebih dibandingkan dengan bangsa lain, sehingga kearifan lokal itu yang merupakan salah satu bagian, perbedaan suku dan daerah tidak mengubah persatuan dalam berbangsa dan bernegara Indonesia.

Menyimak 270 Ribu kepala keluarga yang sangat berharga ini, Kepala dan seluruh keluarganya memiliki setidaknya 10 hal bagian dari kearifan dan akal budi sebagai berikut :
1. Keluarga
2. Kehormatan
3. Pengorbanan
4. Komitmen
5. Keberanian
6. Keadilan
7. Ketegaran
8. Percaya diri
9. Harga Diri
10. Uang Secukupnya

270 Ribu Kepala keluarga ini menjaga martabat keluarganya dan memberikan keadilan kepada keluarga yang lain, inilah masyarakat Indonesia yang sesungguhnya, tidak menghalalkan segala cara hanya untuk mendapatkan uang yang bukan menjadi haknya.
Apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat harus terus dilanjutkan oleh seluruh rakyat Indonesia kepada 270 Ribu KK (dan mungkin akan terus bertambah), ternyata masih ada dan masih banyak rakyat Indonesia memiliki ayah atau Kepala Keluarga yang memahami kekayaan itu bukan hanya terdiri atas uang saja, tetapi juga keadilan, pengorbanan, (seperti diutarakan diatas).

Apresiasi apa yang dapat dilakukan oleh rakyat Indonesia atas teladan ini? ada baiknya Apresiasi kepada 270 ribu KK ini dapat diketahui nama dan daerah asalnya, kejujuran yang dapat membantu menyeimbangkan hiruk pikuk masalah demi masalah di tanah air ini terutama moralitas yang sangat rendah dalam hal kejujuran dan uang yang bukan haknya (korup) sehingga begitu banyaknya kasus uang dan kejujuran, Pak Abraham Samad dan Team KPK nya sudah sekian tahun sangat sedikit waktu tidur/istirahatnya. Walaupun demikian, dalam kasus uang dan kejujuran yang menggurita masih ada wajah kejujuran di Indonesia ini.

Kebanyakan orang  menganggap bahwa kekayaan hanya identik dengan uang dan asset fisik yang banyak, namun kekayaan seorang manusia tidak terdiri dari itu saja karena uang dan asset fisik masih ada batasnya. Kekayaan yang tidak terbatas adalah sesuatu yang komplek, yang terdiri atas Ucapan Syukur atas : Keluarga, Nafas, Kesehatan, Makanan, Peluang, Kesempatan, Momentum dan Uang Secukupnya, kekayaan yang tidak terbatas pilarnya adalah Ucapan Syukur. Hanya orang yang tidak berakal budi menganggap bahwa kekayaan hanya berhubungan dengan uang, uang itu alat tukar, bukan kekayaan sepenuhnya.

270 Ribu Kepala Keluarga yang sangat berharga dan patut dibanggakan, semoga dapat menjadi contoh bagi yang lain, yang sebenarnya mampu.  Seperti pepatah mengatakan “buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya” maka dimasa depan akan hadir anak-anak bangsa yang luar biasa dan menjadi panutan bagi saudaranya yang lain.
Salam hormat untuk  270 Ribu Kepala Keluarga yang sangat berharga
Sukses selalu. terimakasih

No comments:

Post a Comment

Follow by Email

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...